BAHASA: IndonesianEnglish
Home > Tausiyah > Keistimewaan Menyantuni Yatim Piatu

Keistimewaan Menyantuni Yatim Piatu

Menyantuni yatim

“Apakah engkau senang bila hatimu menjadi lunak dan dapat menemukan apa yang diperlukan; kasihanilah anak yatim; usaplah kepalanya dan berilah ia makan dari makananmu, niscaya hatimu lunak dan engkau dapat menemukan apa yang dibutuhkan.”(Riwayat Thabrani melalui Abu Darda)

Yatim piatu merupakan makna berupa seseorang yang telah ditinggal ayah dan ibunya sebelum baligh. Didalam Islam yatim piatu mendapat perhatian khusus melebihi anak-anak yang masih memiliki kedua orangtua. Islam senantiasa memerintahkan umat muslim untuk memperhatikan nasib mereka, berbuat baik kepada mereka, mengurus dan mengasuh mereka hingga dewasa.

Seperti halnya yang di tuliskan di dalam riwayat Thabrani melalui Abu Darda,menjelaskan bahwa siapa yang ingin hatinya menjadi lemah lembut dan berhasil memperolah apa yang diperlukannya, maka hendaklah menyantuni anak yatim piatu dengan kasih sayang, memberikan mereka makan dari makanan yang kita makan, InsyaAllah lambat laun hati kita akan menjadi lembut dan berhasil memperoleh apa yang kita butuhkan. Percayakan dan Ikhlaskan semuanya kepada Allah maka Allah akan berikan yang terbaik untuk umat-Nya.

Yatim piatu sangat membutuhkan pertolongan, terlebih lagi apabila kedua orang tuanya tidak meninggalkan apa-apa. ALLAH SWT kelak akan membalas orang yang memuliakan anak yatim piatu dengan pahala yang berlimpah, tidak hanya di akhirat saja bahkan di dunia pun kita akan menerima pahala-Nya.
Dikutip dari Buku “Syarah Mukhtaarul Ahaadits oleh Sayyid Ahmad Al-Hasyimu.”

Rekening Donasi