BAHASA: IndonesianEnglish
Home > Pendidikan > Melestarikan Tenun di Kalangan Muda

Melestarikan Tenun di Kalangan Muda

Budaya tenun | Bulan lalu Santriwati di damping oleh Guru Insan Madani Jambi berkunjung kerumah tenun yang ada dikota Jambi, yang beralamat di Jalan Danau Sipin RT.42 Kelurahan Legok Kecamatan Danau Sipin. 

Kunjungan tersebut dilaksanakan guna untuk meningkatkan kreatifitas anak- anak santriwati mengenai budaya Batik tenun yang harus tetap dijaga kelestarian nya khusnya Batik Tenun yang ada di Provinsi Jambi.

Anak- anak santriwati begitu gembira dengan pengalaman baru yang mereka dapat, bukan hal yang biasa dilakukan oleh anak- anak ,biasanya santriwati begitu antusias mengikuti kegiatan yang melatih kesabaran, ketekunan, ketelitian, dan kreatifitas anak.

Melestarikan Budaya Tenun di Kalangan Muda itulah harapan yang disampaikan oleh Datuk Zinal Bahri, dalam sambutan nya.

Walaupun di Indonesia banyak terdapat sentra industry batik, namun untuk pembuatan batik non tradisional pada umumnya sama, yaitu sampai proses Iodoran. Hampir di banyak tempat seperti Bengkulu, Riau Bangka dan masih banyak lagi dalam sambutan nya Tambah Datuk Bahri lagi.

Setelah belajar santriwati dapat faham pengetahuan membatik, “adapun langkah membuat Batik yaitu Membuat pola diselembar kertas kosong lalu kemudian dipertebal pola tersebut , lalu dijiplak di selembar kain kanvas lalu setelah itu di ukir menggunakan lilin malam, kemudian direndam menggunakan air dan dijemur  kira kira 5 menit lalu direndam menggunakan air garam khusus” tutur salah seorang santri Insan Madani Jambi.