BAHASA: IndonesianEnglish
Home > Tausiyah > Nafkah Bagi Binatang

Nafkah Bagi Binatang

nafkah bagi binatang

Seseorang wajib memberikan nafkah kepada binatangnya. Dia wajib memberikan nafkah kepadanya berupa makanan dan minuman yang dapat menopang kehidupannya.

Ibnu Umar r.a. meriwayatkan bahwa Nabi saw. bersabda, “Seorang perempuan disiksa  karena seekor kucing yang dikurungnya  sampai mati. Dia masuk ke dalam neraka karenanya.  Dia tidak memberinya makan atau minum  ketika mengurungnya, dan tidak pula  membiarkannya memakan serangga-serangga tanah”  (diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim)

Abu Hurairah r.a. meriwayatkan bahwa Nabi saw. bersabda, Ketika seorang laki-laki sedang berjalan disebuah jalan,  dia ditimpa kehausan yang amat sangat.  Lalu dia menemukan sebuah sumur. Dia pun turun ke dalamnya dan minum,  lalu keluar lagi. Tibatiba  dia mendapati seekor anjing  yang menjulurkan lidahnya  seraya memakan tanah yang lembab karena kehausan.

Lakilaki itu berkata, ‘Anjing ini telah mencapai  tingkat kehausan seperti diriku.’  Dia pun menuruni sumur dan  memenuhi sepatunya dengan air.  Lalu dia menggigit sepatunya dengan mulutnya  hingga sampai di atas dan  memberi minum anjing itu.  Allah berterima kasih kepadanya  dan mengampuni dosanya.”

Para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah, apakah ada pahala bagi kita atas binatang?” Beliau bersabda “Pada setiap yang memiliki ruh terdapat pahala” (diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim)

sumber : fiqih sunnah sayyid sabiq