BAHASA: IndonesianEnglish
Home > Kesehatan > Pemberantasan Stunting

Pemberantasan Stunting

Stunting

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan kronis pada anak balita (bawah lima tahun) akibat kekurangan asupan nutrisi atau malnutrisi dalam waktu cukup lama.

Penyebabnya adalah makanan yang ia konsumsi tidak memenuhi kebutuhan nutrisi sesuai usia si anak.

Pada umumnya, stunting terjadi pada balita, khususnya usia 1-3 tahun. Pada rentang usia tersebut, Ibu sudah bisa melihat apakah si anak terkena stunting atau tidak.

Meski baru dikenali setelah lahir, ternyata stunnting bisa berlangsung sejak si anak masih berada dalam kandungan. Salah satu dampak stunting yang bisa dilihat adalah tinggi dan berat badan anak jauh di bawah rata-rata anak seusianya.

Selain itu, stuntting juga bisa membuat anakl mudah sakit, punya postur tubuh kecil ketika dewasa, dan menyebabkan kematian pada usia dini. Stuntiing juga bisa memengaruhi kecerdasan anak.

Anak kemungkinan akan sulit belajar dan menyerap informasi, baik secara akademik maupun non akademik, karena kekurangan nutrisi sejak dini.
Saat ini, Indonesia merupakan salah satu negara dengan prevalensi stunting yang cukup tinggi dibandingkan dengan negara-negara berpendapatan menengah lainnya.

Situasi ini jika tidak diatasi dapat mempengaruhi kinerja pembangunan Indonesia baik yang menyangkut pertumbuhan ekonomi, kemiskinan dan ketimpangan. Untuk membantu pemerintah dalam memberantas stuunting, tim layanan kesehatan RST Insan Madani meakukan penyuluhan ke masyarakat dan pemberian bantuan nutrisi bagi anak-anak yang dinilai butuh.