BAHASA: IndonesianEnglish
Home > Pendidikan > SMP IMBS Menggelar Deklarasi Anti Kenakalan Remaja Bersama Disdik Kota Jambi dan Polresta Kota Jambi

SMP IMBS Menggelar Deklarasi Anti Kenakalan Remaja Bersama Disdik Kota Jambi dan Polresta Kota Jambi

SMP IMBS Menggelar Deklarasi Anti Kenakalan Remaja Bersama Disdik Kota Jambi dan Polresta Kota Jambi. Maraknya kasus geng motor di Kota Jambi yang cukup meresahkan masyarakat merupakan hal yang perlu menjadi perhatian semua kalangan adalah terlibatnya siswa usia remaja dalam keanggotaan geng motor tersebut.

Menanggapi hal serius tersebut, Pemerintah Kota Jambi bersama Dinas Pendidikan Kota Jambi menghimbau kepada seluruh Kepala SMP se-Kota Jambi untuk turut serta melakukan upaya preventif. Bersama seluruh instansi terkait, Disdik Kota Jambi turun ke seluruh sekolah yang berada di bawah naungannya untuk  melakukan upaya preventif.

Salah satu upaya preventif yang dilakukan yaitu dengan mengadakan sosialisasi dan deklarasi anti kenakalan remaja bagi siswa SMP se-Kota Jambi.

Dalam rangka mendukung upaya yang dilakukan oleh Disdik Kota Jambi, SMP Insan Madani Boarding School menggelar kegiatan Deklarasi Anti Kenakalan Remaja.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu 19 Oktober 2022 di Aula SMP Insan Madani Boarding School. Deklarasi ini dihadiri oleh Bapak Sugiyono, S.Pd, M.Pd selaku Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Jambi, Kasat Binmas Polresta Kota Jambi Ibu Kompol Mardonna, S.Pd, M.M., dan Bhabinkamtibmas Kenali Besar Bapak Aipda R. Bagariang,  Kegiatan deklarasi ini juga dihadiri oleh Ibu Fuji Lestari, S.E selaku Direktur Eksekutif  Yayasan Insan Madani Jambi, Sekcam Alam Barajo, Lurah Kenali Besar, dan Ketua RT 35. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa SMP dan SMA Insan Madani Boarding School.

Pada Deklarasi Anti Kenakalan Remaja, seluruh siswa berjanji untuk menolak segala bentuk kenakalan remaja (geng motor dan perundungan) dan menjauhi berbagai tindakan yang terindikasi perundungan maupun geng motor.

Dengan diadakannya deklarasi ini, diharapkan dapat mengurangi persentase keterlibatan siswa usia SMP di Kota Jambi yang tergabung dalam geng motor. Sehingga akan kembali menciptakan kenyamanan bagi seluruh masyarakat Kota Jambi.