Anak yang Hyperaktif dan Cara Mengatasinya

Memiliki anak yang aktif dan energik, memang menyenangkan. Tetapi, anak yang terlalu aktif dan tidak bisa diam, memerlukan pola belajar yang berbeda dari anak yang cenderung diam. Karenanya, cukup banyak orang tua atau pun guru yang kewalahan dalam menghadapi sikap anak yang tidak bisa diam. Anak yang hyperaktif, cenderung ingin melakukan berbagai aktifitas seperti berlari, melompat, bermain dengan teman, atau membuat barang – barang berantakan.

Anak yang hyperaktif, sebenarnya memiliki kecerdasan kinestetis yang tinggi. Oleh karena itulah mereka tidak bisa diam. Tapi, sebagian besar anak hyperaktif masih bisa untuk tetap focus dan berkonsentrasi ketika belajar. Sementara itu, ada beberapa cara untuk mengatasi anak yang hypreaktif, antara lain : Kenalkan Anak Dengan Berbagai Aktifitas Yang Menarik, Anak yang hyperaktif, cenderung cocok dengan gaya belajar kinestetis.

Gaya belajar ini, cenderung mengharuskan anak untuk lebih banyak bergerak serta berinteraksi dengan objek pembelajarannya. Lakukan Aktifitas di Luar Rumah. Hal ini, bertujuan untuk membantu meluapkan energinya serta dapat memenuhi keinginan anak untuk bergerak. Salah satu permainan yang bisa dicoba antara lain : berenang, bermain sepak bola, bermain trampoline dan lain – lain. Sedangkan, untuk membantu perkembangan motoric serta kognitifnya, anak juga perlu bermain dengan hal – hal yang kotor. Contohnya bermain cat atau bermain pasir. Tingkah laku anak yang hyperaktif, kadang membuat lelah. Namun, sebagai orang tua pastikan untuk tetap mendampingi anak dengan baik dan sabar agar perilakunya menjadi berguna.     

Similar Posts