27 May 2024
STOP KECANDUAN GADGET: Sosialisasi dari Mahasiswa UNJA Jambi ke Santriwati SMP & SMA Boarding School Insan Madani Jambi
Mahasiswa Universitas Jambi (UNJA) menggelar acara sosialisasi dengan tema “STOP KECANDUAN GADGET” yang ditujukan kepada para santriwati SMP dan SMA Boarding School Insan Madani Jambi. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya kecanduan gadget serta memberikan edukasi mengenai penggunaan teknologi yang sehat dan seimbang.
“Kami melihat bahwa banyak remaja yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar gadget mereka, yang berdampak pada kesehatan fisik, mental, dan sosial mereka. Melalui sosialisasi ini, kami berharap bisa memberikan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan waktu dan penggunaan teknologi yang bijak,” ujar salah satu mahasiswanya.
Acara ini dihadiri oleh sekitar 90 santriwati yang sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Sosialisasi dimulai dengan pemaparan materi oleh para mahasiswa, yang menjelaskan tentang efek buruk kecanduan gadget seperti gangguan tidur, penurunan konsentrasi belajar, dan isolasi sosial. Selain itu, diberikan juga tips praktis untuk mengatur waktu penggunaan gadget, seperti menetapkan waktu khusus untuk bermain gadget dan lebih banyak berinteraksi secara langsung dengan teman dan keluarga.
Dalam sesi tanya jawab, banyak santriwati yang aktif bertanya dan berbagi pengalaman mereka mengenai penggunaan gadget. Salah satu santriwati, nazwa, mengungkapkan bahwa ia sering merasa kesulitan mengatur waktu antara belajar dan bermain game di ponsel. “Setelah mendengar penjelasan dari kakak-kakak mahasiswa, saya jadi lebih paham dan akan mencoba menerapkan tips yang diberikan,” katanya.
Selain pemaparan materi, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan interaktif seperti kuis, permainan kelompok, dan simulasi aktivitas tanpa gadget. Para peserta diajak untuk merasakan manfaat dari berinteraksi langsung dengan teman-teman mereka dan melakukan kegiatan fisik yang menyenangkan.
Dengan berakhirnya acara ini, diharapkan para santriwati dapat lebih bijak dalam menggunakan gadget dan mampu mengimbangi teknologi dengan aktivitas positif lainnya. Program sosialisasi ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi institusi pendidikan lainnya dalam mengatasi masalah kecanduan gadget di kalangan remaja.