BAHASA: IndonesianEnglish
Home > Tausiyah > Surga dan Neraka Bagi Istri

Surga dan Neraka Bagi Istri

suami adalah surga & neraka bagi istri

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda kepada seorang wanita

أَذَاتُ زَوْجٍ أَنْتِ ؟ قَالَتْ : نَعَمْ قَالَ : فَكَيْفَ أَنْتِ لَهُ ؟ قَالَتْ : مَا آلُوهُ إِلاَّ مَا أَعْجَزُ عَنْهُ قَالَ : انْظُرِي أَيْنَ أَنْتِ مِنْهُ ، فَإِنَّهُ جَنَّتُكِ وَنَارُكِ

“Apakah engkau memiliki suami? dan dia berkata: Ya. Beliau bersabda: Bagaimana posisimu baginya? Lalu Dia berkata lagi: Aku tidak pernah mengurangi haknya kecuali yang aku tidak mampu untuk menunaikannya. Beliau bersabda: Perhatikan kedudukanmu bagi suamimu, karena sesungguhnya ia adalah surgamu dan nerakamu.” [HR. An-Nasaai dalam As-Sunan Al-Kubro dari Hushain bin Mihshon radhiyallaahu’anhu, Shahihut Targhib: 1933]

*Al-Hafiz Al-Munawi rahimahullah berkata,*

أي هو سبب لدخولك الجنة برضاه عنك وسبب لدخولك النار بسخطه عليك فأحسني عشرته ولا تخالفي أمره فيما ليس بمعصية

“Maknanya: Suamimu adalah sebab kamu masuk surga karena keridhoannya kepadamu, dan sebab kamu masuk neraka karena kemarahannya kepadamu, maka perlakukan suamimu dengan baik dan janganlah menyelisihi perintahnya yang bukan maksiat kepada Allah.” [Faidhul Qodir, 3/78]

Dari sabda Rasulullah kita dapat menarik beberapa pelajaran:

1. Agungnya hak suami atas istri, dan itu sebanding dengan tanggung jawabnya yang besar untuk menafkahi, melindungi dan menjaga istrinya dari api neraka.

2. Durhaka kepada suami termasuk dosa besar.

3. Wajib bagi istri menuruti semua perintah suami selama bukan kemaksiatan kepada Allah ta’ala, walau pun tidak sesuai dengan keinginan istri atau keluarga istri.

4. Saling menjaga, memperhatikan dan memenuhi hak dan kewajiban antara suami istri adalah sebab keharmonisan rumah tangga dan kebahagiaan di akhirat.

5. Pentingnya ilmu agama dalam rumah tangga, dengan ilmu bahtera rumah tangga lebih terarah, dan dengan ilmu riak-riak gelombang yang menerpanya dapat dihadapi dan dilalui dengan baik insya Allah ta’ala, oleh karena itu Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam membimbing kita agar memiliki ilmu dalam berkeluarga.