BAHASA: IndonesianEnglish
Home > Kegiatan Sosial > Pentingnya Perkembangan Motorik Sejak Anak Usia Dini

Pentingnya Perkembangan Motorik Sejak Anak Usia Dini

motorik

Penting bagi orangtua untuk melatih perkembangan motorik halus anak di usia 0-5 tahun agar dapat mandiri ke depannya.

Mengutip Healthline, motorik halus adalah kelompok otot kecil di tangan, jari, dan pergelangan tangan anak.

Perkembangan motorik halus ini sangat penting karena memungkinkan anak mulai melakukan tugas sederhana

Tahapan motorik anak Usia 3-4 tahun :

 1. Menuang air, pasir, atau biji-bijian ke dalam tempat penampug (mangkuk, ember)

2. Memasukkan benda kecil ke dalam botol (potongan lidi, kerikil, biji-bijian)

3. Meronce benda yang cukup besar

4. Menggunting kertas mengikuti pola garis lurusnya

 Usia 4-5 tahun :

1. Membuat garis vertikal, hoizontal, lengkuk kiri/kanan, miring kiri/kanan, dan lingkaran

2. Menjiplak bentuk

3. Mengkoordinasikan mata dan tangan untuk melakukan gerakan yang rumit

4. Melakukan gerakan manipulatif untuk menghasilkan suatu bentuk dengan menggunakan berbagai media

5. Mengekspresikan diri dengan berkarya seni menggunakan berbagai media

6. Mengontrol gerakan tangan yang menggunakan otot halus (menjumput, mengelus, mencolek, mengepal, memelintir, memilin, memeras)

Keterampilan motorik halus sangat penting untuk distimulasi sejak anak usia dini. Masganti (2015:96) mengemukakan paling tidak ada 4 alasan pentingnya mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini.

1. Alasan Sosial

Anak-anak perlu mempelajari sejumlah keterampilan yang bermanfaat bagi mereka untuk kegiatan sehari-hari, seperti: mandi dan serangkaian kegiatan mandi (sikat gigi, keramas, menggosok badan), memakai pakaian sendiri, menyisir rambut, makan dan minum sendiri.

2. Alasan Akademis

Ketika masuk usia sekolah, sejumlah kegiatan yang ada di sekolahmembutuhkan ketermapilan motorik halus anak, seperti menulis,menggunting, dan beragam kegiatan yang membutuhkan kecermatan dan ketangkasan jari jemari dan tangan anak.

3. Alasan Pekerjaan

Ketika anak dewasa, sebagian besar pekerjaan memerlukan sejumlah keterampilan seperti profesi guru, guru harus mampu menulis dengan baik dan rapi di papan tulis.

4. Alasan Psikologis/Emosional

Anak-anak yang memiliki koordinasi motorik halus yang baik, yang berkembang secara optimal akan lebih memudahkan mereka dalam beradaptasi dengan pengalaman sehari-hari yang melibatkan aktivitas fisik.

Oleh karena itu, pengembangan motorik halus sejak anak usia dini sangat penting untuk dilakukan, tentu saja hal ini dilakukan dengan kegiatan yang menyenangkan bagi anak dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.