BAHASA: IndonesianEnglish
Home > Pendidikan > Tumbuhkan Jiwa Sosial Sejak Dini | Insan Madani

Tumbuhkan Jiwa Sosial Sejak Dini | Insan Madani

tumbuhkan jiwa sosial

Selain pendidikan disekolah, saat di rumah orangtua juga harus membimbing anak-anaknya agar tumbuh kembang menjadi anak yang berguna untuk sekelilingnya. Menumbuhkan jiwa sosial merupakan hal penting untuk diajarkan pada anak.

Pada dasarnya jiwa sosial sangat dibutuhkan oleh anak sejak dini agar menjadi bekal saat berada di masyarakat luas. Berikut tips yang dapat dilakukan orangtua untuk menumbuhkan jiwa sosial pada anak :

1. Ajarkan cara bersosialisasi

Kepribadian anak terbentuk dari pendidikan orangtuanya. Orangtua pun harus memberitahukan kepada anak bahwa keberadaannya sangat berarti bagi keluarga. Maka dari itu orangtua agar dapat meluangkan waktu untuk bermain dan belajar bersamanya. Selain itu juga ajarkan mereka untuk bermain bersama siapa saja saat berada di luar rumah atau sekolah. 

2. Tanamkan sifat berbagi

Ketika anak di rumah, bisa ajari mereka untuk mau berbagi dan menerapkannya saat di sekolah maupun di mana saja. Beri latihan-latihan kecil yang berhubungan dengan kegiatan berbagi saat sedang bersama dengannya. Dengan latihan seperti ini maka anak akan mudah untuk berbagi dan tidak jadi pribadi yang egois saat di sekolah atau bersama orang lain. 

3. Tumbuhkan sifat peduli

Peduli adalah sikap yang harus dimiliki anak. Ajari ia untuk peduli pada sekitar meski berada di sekolah atau di manapun. Misal: ajarkan mereka peduli dengan sampah saat di teras rumah yang sedang kotor, ajari ia untuk membuang sampah ke tempat sampah. Hal ini merupakan kepedulian terhadap lingkungan. Selebihnya orangtua bisa ajarkan mereka dengan menumbuhkan rasa peduli pada hal lainnya. 

4. Ajarkan bersedekah

Sedekah merupakan praktik dalam pengembangan spiritual untuk mengarahkan anak menjadi orang berjiwa sosial. Ajarkan ia untuk memasukkan sejumlah uang jika ada kotak amal ketika ke masjid atau di tempat umum. Ketika anak sudah mengerti tentang sedekah, maka pengetahuan tentang sedekah bisa ia lakukan terus di lain kesempatan.

5. Biasakan katakan maaf, tolong, terima kasih, dan permisi

Kalimat maaf, tolong, terima kasih, dan permisi harus selalu melekat pada diri anak. Empat kata ajaib ini menunjukkan bahwa dalam kehidupan itu harus ada sikap tanggung jawab atas kesalahan (maaf), penghormatan (kata tolong), penghargaan (terima kasih), dan kesopanan (permisi). Di rumah orangtua harus selalu ingatkan dan juga menerapkannya agar anak mencontoh dan akan terus dilakukan di mana saja.

pendidikan yang baik akan terbentuk dari proses pendidikan yang baik pula. Dengan kelima hal tadi akan memberikan kemampuan anak dalam menjadikannya pribadi yang berjiwa sosial.

Baca Juga : pendidikan karakter RA Insan Madani