BAHASA: IndonesianEnglish
Home > Kesehatan > Mengenal Campak Rubela

Mengenal Campak Rubela

campak rubela

Kita sudah sering mendengar tentang penyakit campak dan rubela, merupakan penyakit infeksi yang menular melalui saluran nafas yang disebabkan oleh virus campak dan rubella.

Penyakit ini sangat menular, sehingga anak-anak dan orang dewasa yang belum pernah mendapatkan imunisasi campak dan rubella atau belum pernah mengalami penyakit campak dan rubella memiliki risiko tinggi tertular.

Walaupun penyakit ini kelihatanya tidak fatal tetapi sebenarnya sangat berbahaya bila melihat komplikasi dari campak ini antara lain radang paru2 (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan, gizi buruk sampai dengan kematian.

Rubella biasanya merupakan penyakit ringan pada anak, akan tetapi bila menulari ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan dapat menyebabkan syndrome rubella konginetal (kelainan pada jantung dan mata, tuli, hingga keterlambatan perkembangan).

Gejala dari campak meliputi demam tinggi, bercak kemerahan pada kulit, batuk dan pilek, gejala dari rubella biasanya demam ringan, batuk pilek, mata merah, mirip gejala flu.

Dengan adanya resiko yang cukup besar jika sudah terkena penyakit campak rubella pada anak usia dini maka Ibu Meri Solpiah  Mpd. Selaku kepala sekolah RA insan madani menyediakan suntik vaksin rubella di lingkungan RA Insan Madani Jambi guna untuk pencegahan penularan penyakit tersebut.

Dengan adanya resiko-resiko tersebut maka akan muncul pertanyaan baru.

Bagaimana cara mencegah penyakit campak dan rubella? Vaksinasi MR adalah jawabannya. Vaksin MR adalah kombinasi vaksin campak (measles) dan rubella, rekomendasi WHO dan telah mendapat ijin dari BPOM yang dinyatakan 95% efektif untuk mencegah campak /rubella dan telah digunakan lebih dari 141 negara.

Imunisasi MR  disarankan untuk anak umur 19 bulan sampai kurang dari 15 tahun. Imunisasi ini rutin diberikan untuk anak umur 9 bulan, selanjutnya umur 18 bulan dan kelas 1 SD.

Efek samping dari imunisasi ini hampir tidak ada, kalaupun ada hanya ringan seperti demam,  kemerahan pada area suntikan dan bengkak yang akan hilang dalam waktu 2-3 hari. Namun demikian, apabila kita sudah imunisasi campak, lebih baik tetep diberikan  imunisasi MR untuk melindungi secara penuh terhadap campak dan rubela.

Menurut Ibu Nurasiah selaku petugas puskesmas yang bertugas di lingkungan RA Insan madani ini mengatakan “Alhamdulillah saat berlangsungnya suntik imunisasi vaksin MR ini tidak ada anak yang menangis terkondisikan dengan baik, hanya saja ada satu anak yang tidak mau disuntik karena takut dengan jarum suntik”

Baca juga : pemeriksaan kesehatan siswa