BAHASA: IndonesianEnglish
Home > Tausiyah > Iftar di Bulan Ramadan

Iftar di Bulan Ramadan

iftar shaum

Iftar berasal dari bahasa Arab yang berarti buka puasa. Iftar juga dikenal sebagai ftoor. Iftar dilakukan untuk mengakhiri puasa Ramadan setiap hari saat matahari terbenam.

Iftar menandai berakhirnya puasa setiap hari dan sering kali dirayakan menjadi penyatu masyarakat. Iftar mengacu pada sebuah perjamuan saat Muslim berbuka puasa selama bulan Ramadan.

Bagi umat Islam, iftar menjadi ajang untuk berkumpul bersama untuk berbuka puasa. Jadi, arti sebenarnya adalah buka puasa yang biasa dilakukan di bulan Ramadan.

Sunah berbuka puasa

Menyegerakan berbuka

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan kepada umatnya untuk menyegerakan berbuka puasa ketika waktunya sudah datang, yaitu saat matahari mulai terbenam.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Senantiasa manusia di dalam kebaikan selama menyegerakan berbuka. (Hadits Riwayat Bukhari 4/173 dan Muslim 1093).

Berbuka dengan kurma atau air putih
Nabi Muhammad SAW menganjurkan untuk berbuka puasa dengan yang manis atau kurma, namun jika tidak ada kurma, maka dengan air putih. Namun Nabi Muhammad SAW lebih mendahulukan untuk berbuka puasa dengan kurma seperti hadits berikut ini:

Berdoa saat berbuka puasa
Sunnah berbuka puasa berikutnya adalah berdoa saat berbuka puasa. Hadits yang menjelaskan tentang doa buka puasa.

Berbuka secukupnya
Rasulullah mencontohkan kepada umatnya untuk berbuka puasa secukupnya saja. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Memberi Makan Orang yang Buka Puasa
Bulan ramadan adalah bulan yang dirahmati oleh Allah SWT. Segala perbuatan yang baik akan mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT. Salah satu hal yang disunnahkan di bulan Ramadan ialah memberikan makan buka puasa kepada orang yang menjalaninya.