LITERASI SIRAH NABAWIYAH SANTRIWATI ASRAMA INSAN MADANI JAMBI
Selama masa karantina para santriwati baru asrama insan madani boarding school, para santriwati diberi pembelajaran dan kegiatan keagamaan.
Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah literasi sirah nabawiyah atau membaca sirah nabawiah untuk menambah wawasan para santriwati baru asrama insan madani boarding school.
Sirah Nabawiyah adalah rekaman seluruh mata rantai perjalanan Nabi besar Muhammad SAW dari lahir, kecil, remaja, dewasa, pernikahan, menjadi Nabi, perjuangannya yang heroik dan tantangan-tantangan besar yang dilaluinya, hingga wafatnya.
Membaca Sirah Nabawiyah, bagaikan menelusuri tapak-tapak kehidupan Sang Rasul secara detail dan rinci. Membaca sirah Nabi, seperti mengurai perjalanan hidup Sang Nabi yang penuh warna. Perjalanan hidup yang kaya nuansa. Perjalanan hidup yang penuh cita rasa.
Dan Intisari yang bisa kita petik dari Sirah Nabawiyah adalah Islam itu ketika Allah turunkan ke dunia ini, ia menjelma dalam diri Nabi kita Muhammad, karena beliau adalah Mushtafa (Pilihan Allah) yang dipilih oleh Allah untuk mewakili ajaran-Nya di dunia melalui ucapan dan perbuatan-Nya yang dibimbing langsung oleh Allah SWT.
Keutamaan Mempelajari Sirah Nabawiyah
pertama Sirah mengenalkan kita sosok Nabi Muhammad SAW dan keluarga beliau dan menumbuhkan mahabbah (kecintaan) kepada beliau.
Kedua Sirah mengajarkan kita bagaimana Rasulullah SAW membina keluarga besarnya.
Ketiga Sirah mengajarkan kita bagaimana Rasulullah SAW mendidik para sahabatnya.
Keempat Sirah merekam dinamika dakwah harmonis Rasulullah SAW antara ideologi dan realita.
Kelima Sirah adalah sekolah pertama dimana Rasulullah SAW berhasil mencetak generasi berprestasi dan gemilang sesuai yang diharapkan Allah.
Keenam Sirah mencatat semangat perjuangan dan pengorbanan Rasulullah SAW dan para sahabat demi dakwah Islam dan menegakkan keadilan di muka bumi.
Ketujuh Sirah Nabi SAW menjelaskan prinsip sempurna tentang dakwah Rasulullah SAW yang menerangi negeri timur dan barat dengan cahaya hidayah.
Serta Sirah merupakan unsur yang paling efektif dalam mendidik jiwa dan akal setelah Al-Qur’an
