Aqiqah atau Kurban, Mana Yang Lebih Didahulukan ?
Aqiqah atau kurban adalah dua ibadah yang sama sama diperintahkan untuk menyembelih hewan, ibadah qurban di hari raya idul adha dan aqiqah yang dilakukan ketika seorang anak baru dilahirkan sebagai wujud syukur kehadiran anggota keluarga baru.
Aqiqah adalah tanggung jawab orang tua terhadap anak, hukumnya sunnah muakad.
Bagi orang yang mampu, maka berqurban wajib hukumnya sesuai mazhab imam hanafi, adapun imam syafiāi, dan hambali dan maliki hukumnya sunnah muakad.
Apabila mendekati hari raya Idul Adha seperti sekarang ini, maka mendahulukan kurban adalah lebih baik daripada malaksanakan aqiqah.
Ada baiknya pula apabila menginginkan keduanya (kurban dan aqikah), mengikuti pendapat Imam Ramli yang membolehkan dua niat dalam menyembelih seekor hewan, yakni niat kurban dan aqikah sekaligus. Adapun referensi yang kami gunakan mengacu pada kitab Tausyikh karya Syekh Nawawi al-Bantani:
ŁŲ§Ł Ų§ŲØŁ ŲŲ¬Ų± ŁŁ Ų£Ų±Ų§ŲÆ ŲØŲ§ŁŲ“Ų§Ų© Ų§ŁŁŲ§ŲŲÆŲ© Ų§ŁŲ£Ų¶ŲŁŲ© ŁŲ§ŁŲ¹ŁŁŁŲ© ŁŁ ŁŁŁ Ų®ŁŲ§ŁŲ§ ŁŁŲ¹ŁŲ§Ł Ų© Ų§ŁŲ±Ł ŁŁ ŲŁŲ« ŁŲ§Ł ŁŁŁ ŁŁŁ ŲØŲ§ŁŲ“Ų§Ų© Ų§ŁŁ Ų°ŲØŁŲŲ© Ų§ŁŲ£Ų¶ŲŁŲ© ŁŲ§ŁŲ¹ŁŁŁŲ© ŲŲµŁŲ§
Artinya:Ā Ibnu Hajar berkataĀ bahwa seandainya ada seseorang menginginkan dengan satu kambing untuk kurban dan aqiqah, maka hal ini tidak cukup. Berbeda dengan al-āAllamah Ar-Ramli yang mengatakan bahwa apabila seseorang berniat dengan satu kambing yang disembelih untuk kurban dan aqiqah, maka kedua-duanya dapat terealisasi.(NA)
jadi mau pilih aqiqah atau kurban dulu disesuaikan dengan waktunya.
baca juga HIKMAH BERKURBAN
