BERMAIN SAINS DI RA INSAN MADANI
Sains pada anak usia dini dapat diartikan sebagai hal-hal yang menstimulus mereka untuk meningkatkan rasa ingin tahu, minat dan pemecahan masalah, sehingga memunculkan pemikiran dan perbuatan seperti mengobservasi, berpikir dan mengaitkan antar konsep atau peristiwa. Sains saat ini menjadi hal yang penting untuk dikenalkan pada anak-anak usia dini karena sains dapat mengajak anak untuk berpikir kritis dan kreatif.
Selain itu sains bermanfaat untuk membantu mengembangkan kemampuan hidup seperti kemampuan berkomunikasi, tetap teratur dan focus, serta dapat membentuk pendapat anak berdasarkan pengamatan. Sains juga dapat membantu mengembangkan indera dan kesadaran anak secara keseluruhan.
Eksperimen sains sederhana untuk anak usia dini harus dilakukan dengan sejumlah pertimbangan diantaranya bisa dilakukan dengan mudah, menyenangkan dan tentunya aman. Salah satu kegiatan bermain sains yang dilakukan anak-anak RA Insan Madani adalah mengenai peristiwa pembakaran. Guru menyalakan api kecil pada lilin yang terletak diatas piring yang telah diberi air warna. Kemudian api ditutup dengan gelas sampai nyala apinya padam.
Ketika nyala api padam, air di luar gelas masuk ke dalam gelas sehingga permukaan air di dalam gelas menjadi lebih tinggi. Pada eksperimen ini guru menjelaskan pada anak-anak bahwa tidak hanya manusia, hewan dan tumbuhan yang memerlukan udara. Api juga memerlukan oksigen di udara untuk tetap dapat menyala. Kegiatan bermain sains ini sangat menarik perhatian anak-anak sehingga mereka ingin mencobanya sendiri.
Kita sebagai guru harus pandai untuk membuat kegiatan pembelajaran yang menarik bagi anak-anak agar ketika mengikuti pembelajaran anak seperti bermain biasa. Mereka bisa mengikuti pembelajaran dengan hati yang senang dan tidak ada tekanan. Mari kita donasikan sebagian harta kita untuk pendidikan anak-anak usia dini RA Insan Madani. Uluran tangan donatur sangat dibutuhkan bagi pendidikan mereka.
