BAHASA: IndonesianEnglish
Home > Tausiyah > ADAB HARI JUM’AT

ADAB HARI JUM’AT

Hari jum'at

Ketahuilah bahwa hari jum’at adalah hari raya orang-orang mukmin. Shalat jum’at adalah shalat yang paling utama dan harinya adalah hari yang paling utama.Allah azza wa jalla mengkhususkan hari jum’at sebagai hari yang sangat mulia dikabarkab juga bahwa setiap jum’at Allah membebaskan 600.000 orang dari api neraka.

Nabi saw bersabda “Barangsiapa mati pada hari jum’at atau malam jum’at ditulis baginya pahala orang yang mati syahid dan dilindungi dari fitnah kubur”.

Ada beberapa Adab hari jum’at yang dapat kita terapkan dalam kehidupan kita (dalam maroqil u’budiyah) yang Pertama, bersiap untuk menyambut jum’at sejak hari kamis dengan membersihkan baju dan menyiapkan wangi-wangian, banyam mengucapkab tasbih dan istighfar pada sore hari kamis. Kedua, apabila tiba waktu subuh maka mandilah karena waktu mandi jum’at masuk dengan waktu subuh. Ketiga, bersihkan badan dengan mencukur bulu bulu rambut yang ada di tubuh, tetapi dihukum makruh untuk mencukur secara habis. Disunnahkan juga untuk memotong kuku di hari jum’at serta disunnahkan juga untuk bersiwak dan melakukan berbagai macam kebersihan lainnya serta mengharumkan bau. Dianjurkan dalam memotong kuku untuk mengawali dari kuku tangan kanan bagian jari telunjuk hingga jari kelingking berurutan dan menyudahinya dengan ibu jari lalu dilanjutkan kuku bagian kiri dimulai dengan jari kelingking dan menyudahinya dengan ibu jari secara berurutan juga. Pada kedua kaki diawali dari kuku kelingking kaki kanan hingga kelingking kaki kiri secara berurutan. dan yang Keempat, pergilah ke masjid pada awal waktu untuk menunaikan ibadah sholat jum’at. Ini adalah sunnah bagi selain imam dan khatib. Adapub imam, maka disunnahkan baginya mengakhirkab hingga waktu khutbah.

Sumber : Terjemah Maroqil ‘Ubudiyah Syarah Bidayah Al Hidayah

Rekening Donasi