BAHASA: IndonesianEnglish
Home > Tausiyah > Mudah tapi Sulit Di Laksanakan | Insan Madani

Mudah tapi Sulit Di Laksanakan | Insan Madani

mudah tapi sulit dilaksanakan

Mudah tapi sulit untuk dilaksanakan, itulah kata-kata yang muncul ketika sudah berbicara tentang bagaimana cara mentauladani Rasulullah dalam menjalani adab sehari-hari yang kelihatannya mudah tapi cukup sulit ketika akan kita laksanakan.

Yang pertama, adab Rasulullah ketika sedang minum. Tentunya kita sudah cukup lumrah dengan hal tersebut, tapi apakah sudah kita laksanakan dalam kehidupan sehari-hari? Wallahualam.

Lalu, bagaimana adab minum yang sebenarnya? Yang pertama tentu minum harus dengan posisi duduk dan bukan berdiri.

Kemudian, minum dengan tangan kanan dan bukan tangan kiri. Seperti sebuah hadits dari Ibnu Umar Radhiallahu’anhu yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:

إذا أَكَلَ أحدُكُم فليأكلْ بيمينِهِ . وإذا شرِبَ فليشربْ بيمينِهِ . فإنَّ الشَّيطانَ يأكلُ بشمالِهِ ويشربُ بشمالِهِ

Artinya: “jika seseorang dari kalian makan maka makanlah dengan tangan kanannya dan jika minum maka minumlah dengan tangan kanannya. Karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya.” (HR. Muslim).

Adab minum yang baik juga dianjurkan untuk tidak meminum air langsung dari wadahnya. Maksudnya adalah tidak boleh minum air dari wadah seperti teko, termos, atau kendi.

Sebaiknya minum dengan cara dituang ke dalam gelas. Lalu, alangkah lebih baik jika tidak meminum air jika airnya terasa panas.

Dengan kata lain, tidak meniup airnya dan menunggu sampai airnya terasa cukup dingin. Bukan tanpa alasan, minum air yang panas dapat menyebabkan penyakit.

Dari Abu Qatadah, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Jika kalian minum, maka janganlah bernafas dalam wadah air minumnya,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Setelah itu minum dalam 3x tegukan, diawali dengan bismillah dan diakhiri dengan alhamdulillah. Lantas, 3x tegukan yang dimaksud itu adalah membaca bismillah, minum air 1 tegukan, kemudian mengucapkan alhamdulillah. Terus tegukan kedua dan ketiga.

InsyaAllah dengan begitu, air yang masuk ke dalam tubuh kita akan menjauhkan kita dari perbuatan dosa. (NA)

Baca juga : loyalitas dan semangat kerja