BAHASA: IndonesianEnglish
Home > Tausiyah > Ramadhan Penuh Syukur

Ramadhan Penuh Syukur

penuh syukur

Kita harus ber syukur masih diberi kesempatan memasuki Ramadan. Ini kesempatan sangat istimewa. satu bulan penuh umat Islam di seluruh dunia melaksanakan puasa untuk menyempurnakan ibadahnya di bulan suci Ramadan 1442 Hijriah. Selama berpuasa, umat Islam menahan lapar, haus, serta hawa nafsu dari matahari terbit hingga terbenam.

menjelaskan bahwa selama menjalankan ibadah puasa, umat Islam juga wajib menjaga lisan dari kata-kata yang bisa menyakiti hati orang lain. Tanpa lisan yang baik, pahala yang didapat dari menahan haus dan lapar sepanjang hari akan menjadi sia-sia. “Ibadah puasa merupakan saat yang tepat bagi kita untuk menjaga diri dari perbuatan yang bisa merugikan orang lain, termasuk menjaga lisan kita dengan tidak melakukan fitnah, dengki, adu domba, dan menyebar hoaks,

Ada Ramadhan kali ini, mari sama-sama meningkatkan ibadah dengan menjaga lisan yang baik. Bangsa yang mampu menjaga lisannya merupakan bangsa yang bermartabat. Jika tidak, kita akan terjebak sebagai penggunjing, penyebar fitnah, dan sumber malapetaka bagi ┬ásendiri atau bangsa lain. “Begitu juga dengan ibadah salat. Dengan melaksanakan salat berarti kita sedang berdoa dan berkomunikasi dengan Allah. Komunikasi yang baik dengan Allah harus selaras dengan komunikasi kita kepada sesama yang merupakan mahluk ciptaan-Nya,”

Ini kesempatan sangat istimewa. Bagaimana pun hal-hal yang mungkin biasa dilakukan di luar bulan Ramadan jadi luar biasa Di bulan ramadhan kali ini penuh syukur kita masih diberi kesempatan untuk bisa berpuasa dan berkumpul bersama keluarga walaupun kita masih berada di masa pandemi, untuk itu mari perbanyak rasa syukur dan menjaga lisan kita (NA)