BAHASA: IndonesianEnglish
Home > Tausiyah > Saudaraku, Peliharalah Puasamu

Saudaraku, Peliharalah Puasamu

peliharalah puasamu

Peliharalah puasamu. Asy-Syeikh, Prof DR. Abdurrozzaq menerangkan :

أعاننا الله أجمعين على حفظ صيامنا وتكميله، بصيام جوارحنا عن الكذب والمأثم، وبلزوم السكينة والوقار، وأن لا يكون يوم فطرنا ويوم صيامنا سواء.

“Semoga Allah menolong kita semua agar dapat memelihara puasa kita dan menyempurnakannya dengan mempuasakan anggota tubuh kita dari dusta dan dosa-dosa, dan agar kita tetap tenang dan tidak tergesa-gesa, dan agar tidak menyamakan antara hari kita tidak berpuasa dengan hari kita berpuasa”. [http://al-badr.net/muqolat/4526].

Itulah hakikat puasa yang sesungguhnya, puasanya orang-orang istimewa.

Fadhilatus Syeikh Abdul Aziz Ar-Rajihi-hafidzahullah-menuturkan :

الصيام الحقيقي  ليس مجرد الإمساك عن الطعام والشراب والتمتع الجنسي فحسب، بل هو مع ذلك أداء للواجبات،وترك للمحرمات ، وحفظ للجوارح عن السيئات.

“Puasa yang hakiki bukanlah sekedar menahan diri dari makan, minum dan kesenangan hawa nafsu semata, bahkan puasa yang hakiki adalah puasa yang disertai dengan menunaikan semua kewajiban dan meninggalkan semua yang diharamkan, serta menjaga anggota tubuh dari perbuatan buruk.”

[Al-Ilmam Bisyai’in Min Ahkamis Shiyam, hal. 8].

Imam Ahmad bin Muhammad bin Abdirrahman Ibnu Qudamah Al-Maqdisi -rahimahullah- menuturkan :

“Puasa itu ada 3 (tiga) tingkatan :

(1). Puasa Umum : peliharalah puasa dengan menahan perut dan kemaluan dari menunaikan syahwat

(2). Puasa Khusus : menahan pandangan, lisan, tangan, kaki, pendengaran, penglihatan dan seluruh anggota tubuh dari dosa

(3) Puasa Yang Lebih Khusus : menahan hati dari ambisi/keinginan yang hina, dan segala pola pikir yang membuat jauh dari Allah.”